Ruh anda itu jagai dan peliharalah
Pada suatu waktu ia berada di Masjidil Al Haram ia terpesona menyaksikan ribuan orang yang brgerak mengelilingi ka'bah mendengungkan gemuruh tahlil, tasbih, dan takbir
ia membayangkan betapa beruntungnya orang-orang itu mereka tentu mendapatkan pahala dan ampunan Tuhan
Lalu datanglah Imam Ja'far As Shadiq tokoh spiritual dan salah seorang keluarga Rasulullah, menyuruhnya menutup matanya
lalu mengusap wajahnya lalu menyuruhnya membuka kembali mat...
Ruh anda itu jagai dan peliharalah
Pada suatu waktu ia berada di Masjidil Al Haram ia terpesona menyaksikan ribuan orang yang brgerak mengelilingi ka'bah mendengungkan gemuruh tahlil, tasbih, dan takbir
ia membayangkan betapa beruntungnya orang-orang itu mereka tentu mendapatkan pahala dan ampunan Tuhan
Lalu datanglah Imam Ja'far As Shadiq tokoh spiritual dan salah seorang keluarga Rasulullah, menyuruhnya menutup matanya
lalu mengusap wajahnya lalu menyuruhnya membuka kembali matanya
Ketika ia membuka kembali matanya, betapa ia terkejut disekitar Ka'bah ia melihat banyak sekali binatang
ada yang mendengus,
ada yang melolong,
ada yang mengaum,
ada yang mencicit
Imam Ja'far berkata : "Betapa banyaknya lolongan atau teriakan, betapa sedikitnya yang Haji" Apa yang ia saksikan pada kali pertama adalah
tubuh-tubuh manusia apa yang ia lihat kali kedua adalah bentuk-bentuk roh mereka kita adalah mahluk yang hidup di dua alam sekaligus tubuh kita hidup di alam fizik, terikat oleh ruang dan waktu alam ini.. alam nasut, alam yang bisa dilihat dan diraba
Sementara itu roh kita hidup di alam metafisik, tidak terikat ruang dan waktu, alam ini ...alam malakut, ternyata bukan hanya manusia, tetapi
segala sesuatu mempunyai malakut-nya
"Maha suci (Allah) yang ditangan-Nya malakut segala sesuatu. Dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan" (QS Yassin 83)
Dan demikian kami perlihatkan kepada Ibrahim, malakut langit dan bumi (QS Al An'am 75).
Ruh kita karena berada di alam malakut tidak dapat dilihat oleh mata lahir, ruh adalah bagian batiniah dari diri kita, ia hanya dapat dilihat oleh
mata batin.
Ada sebagian di antara manusia yang dapat melihat ruh dirinya atau orang lain. Mereka dapat menengok ke alam malakut.
Kemampuan itu diperoleh karena mereka sudah melatih mata bathinnya dengan riyadhoh kerohanian atau karena anugerah Allah (al mawahib al-rabaniyyah).
Para nabi, para wali dan orang-orang saleh seringkali mendapat kesempatan melihat ke alam malakut.
Ruh seperti tubuh juga dapat berada dalam berbagai keadaan.
Imam Ali r.a. berkata :
"Sesungguhnya tubuh mengalami enam keadaan, sehat, sakit, mati, hidup, tidur dan bangun'. Demikian pula ruh, hidupnya adalah ilmunya, matinya adalah kebodohannya, sakitnya adalah keraguannya dan sehatnya adalah keyakinannya, tidurnya adalah kelalaiannya dan bangunnya adalah
penjagaannya" (Bihar Al Anwar 61:40).
Seperti tubuh ruh memerlukan makanan atau rezeki "Setiap yang hidup perlu rezeki dan rezeki arwah adalah cahaya-cahaya illahiyah dan ilmu-ilmu rabaniyyah"
Ucapkanlah kalimah tauhid itu sejalan sama dengan jalannya nadi, nafas , darah , kerdipan matamu , pergerakan anggota mu yang lain.
Insyallah terbukalah rahsia nya dan carilah guru yang boleh menerangkan dan menghurai rahsia itu.
Salam
Copy n paste...
P/s: Sebelum mencari yg tersembunyi carilah yg zahir dulu......
jgn nanti tenggelam dlm ilmu sesat yg menakutkan....nauzubillah
tintabiru.....tintamerah.....tintahijau